Thursday, February 24, 2022

Memperbaiki diri

 Semangat Sore...

Mari belajar Memperbaiki diri... ๐Ÿ™ dari uraian di bawah ini.....๐Ÿ‘‡

-

❤️A= "Anak saya kecanduan Hp, sampai susah makan, dipanggil ngga peduli, disuruh malah berontak, gimana solusinya? "


๐Ÿ’™B= "Ya diambil saja Hp nya, sembunyikan chargernya, power bank nya, jangan isi pulsa, jangan isi paket data. "


❤️A= "Tapi dia marah-marah, menangis, tantrum. Saya ngga sanggup mengatasi. "


๐Ÿ’™B= "Harus sanggup. Yang memberi Hp pertama kali ke anak, siapa? Orang tua kan? Maka orang tua juga yang harus mengambil Hp nya, menghentikannya. "


๐ŸŒปSaya lalu melihat si ibu berusaha mengambil hp dari anaknya. Si anak marah-marah.

Dijambaknya jilbab ibunya, dipukulinya badan ibunya.

Dan saya lihat si ibu diam saja.

Jilbab dijambak pun kepalanya dibiarkan ketarik sampai kesakitan.

Hanya lirih mengatakan "Ngga boleh hp-an kata bu Afi itu loh.. "


Hhmm... ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ

๐ŸŒปDisitulah salahnya. 

Anak-anak sudah dikondisikan menjadi "bos". 

Dan orang tua menjadi "pelayan" yang sendika dawuh. 

Makin lama makin menjadi hingga akhirnya orang tua merasa ngga sanggup meng-handle lalu dibawalah ke tempat terapi ๐Ÿ˜‘


๐ŸŒปKata seorang trainer terapi dari Australia, ketika ditanya oleh peserta bagaimana mengatasi anak tantrum, jawabnya simple, "Who's the boss? "

Orang tua atau anak yang jadi bosnya?


๐ŸŒปJangan kalah sama anak.๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

Anak menangis? Tantrum? Biar saja. 

Tetap jangan diberi apa yang dia inginkan. 

Karena tantrumnya akan terus dijadikan senjata saat minta sesuatu.

Jangan panik lihat anak menangis. 

Nanti juga akan diam sendiri. 

Harus tahan mendengar dan melihat tangisnya. 

Ngga ada ceritanya anak mati karena menangis kok. 

(Duh... Sadis ya jawabannya ๐Ÿ˜‚)


๐ŸŒปTetap tenang, pegang tangannya, sigap mencegah jika anak mau memukul dsb.๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


๐ŸŒปTeknik khusus menangani anak tantrum bisa bervariasi tergantung kondisi tantrumnya. 

Bisa didekap dari belakang, atau kaki ditekuk, atau didudukkan di bean bag, atau yang sangat parah ditengkurapkan di atas matras. 

Dan banyak teknik lainnya. Intinya terapis harus sigap. 

Telat sedikit, terapisnya yang bonyok kena pukulan, jambakan, cakaran ๐Ÿ˜‚


๐ŸŒปPrinsipnya, anak harus diberi pemahaman bahwa tidak semua keinginan bisa dipenuhi, bahwa dia tidak boleh menjadi raja yang harus dituruti semua semuanya.


๐ŸŒปSetelah anak akhirnya paham bahwa usaha (tantrum) nya ngga membuahkan hasil dan akhirnya tenang, beri reward pelukan, usapan kepala atau punggung penuh kasing sayang, lalu bisikkan "Kamu hebat. Ibu sayang sama kamu. "


๐ŸŒปLalu, jangan biarkan anak bengong tanpa aktivitas. 

Berikan permainan-permainan yang menarik. 

Lebih menarik dari gadget. Main pasir, main air, atau main bubble. 

Banyak ragamnya..


๐ŸŒปOrang tua juga jangan lupa. Ikutlah bermain bersama anak. 

Jangan minta anak lepas Hp tapi diri sendiri selalu main Hp di depan anak. 

"Children see, children do."


❤️ *ingatlah...jangan biarkan si kecil lupa akan dunianya..*

*jagalah ia, beri ia perhatian dan kasih sayang dengan tidak kasih gadget dengan alasan "yg penting dia tenang , ga rewel, dst..*   ๐Ÿ˜๐Ÿ™

Dominan 6 aspek perkembangan Anak Usia Dini

 Berbagi tak pernah rugi mohon koreksi *saya jarang kepaud akhir ini* 


Motorik Kasar itu dominan di Kaki

1. Berdiri

2. Berjalan

3. Berlari

4. Melompat

5. Mundur

6. Maju

7. merangkak

8. memanjat

9. Berjinjit

10.meloncat

11. Dll


Aspek Bahasa itu dominan di Mulut

1. Menirukan

2. Mengulang kalimat

3. Menjawab

4. Menceritakan

5. Menyanyi

6. Menyebutkan


Aspek Kognitif itu dominan di Pikiran atau Kecerdasan

1. Menyamakan

2. Membedakan

3. Sebab akibat

4. Mengelompokkan

5. Mengurutkan

6. Mengamati


Motorik Halus itu dominan di Tangan

1. Memegang

2. Menyusun

3. Menjiplak

4. Menggunting

5. Meronce

6. Mencocokkan

7. Menganyam

8. Menebalkan

9. Melipat

10. Meronce

11 Menyusun 

12 Melempar 

13. Menangkap


Aspek Agama dominan di Hati

1. Menyayangi

2. Berdoa

3. Menolong

4. Salam

5. Membagi

6. Sopan

7. Rapih

8. Bersyukur


Aspek Seni dominan

- ditelinga (Seni musik)

- ditangan (Seni lukis, seni musik, seni tari)

- dimulut (seni suara)


Saat kita mampu memilah dan memilih,maka kita mudah memasukkan ke dalam Tema maupun Sentra

Asyiknya Belajar dan Bermain dengan Anak adalah Mendalami

Seandainya kita dapat mendalami satu gerakan saja,maka kita akan mendapatkan Ilmu Permainan yang banyak


Contohnya :

BERDIRI

Permainannya adalah :

Berdiri satu kaki,berdiri berjinjit,berdiri di bambu,berdiri di tempat yang kecil,berdiri di lingkaran,berdiri bersama teman dll


Contohnya :

MENYAMAKAN

Permainannya adalah :

Menyamakan huruf,angka,bentuk,benda,warna, jari,kaki dll


Selamat mencoba


Hendaknya setelah memberi anak tugas menulis atau apa saja kita harus moving(berpindah) untuk melihat apakah siswa nulisnya sudah benar atau belum

Nulisnya dari arah  kiri ke kanan atau dari dari kanan ke kiri atau dari atas ke bawah atau sebaliknya dari bawah ke atas.


Kita sebagai guru hendaknya mendampingi siswa dalam hal apapun.guru tidak hanya duduk manis di kursi meja nya.Guru jaman now peduli terhadap siswanya,guru harus moving/berpindah tempat untuk melihat kondisi siswa lebih dekat,baik itu siswa kelompok A atau siswa Kelompok B dan hal ini akan menghindari siswa dari perselisihan, bertengkar atau memukul ketika preoses belajar, guru harus tersenyum, ramah dan lembut


Itulah Guru PAUD yang pahalanya segudang karena memang tanggung jawabnya yang sangat besar terhadap siswa/anak nya


Maka tidak salah kalau terkadang wali murid memberi kita hadiah(ucapan terima kasih)


Semoga kita bisamengamalkan ilmu ini sehingga lembaga kita jadi lebih baik dan terbaik


Guru itu harus punya jiwa kewirausahaan(kreatif dan mandiri)

Guru itu seperti pamong,artinya momong,yang momong harus punya kasih sayang terhadap yang di mong dalam hal ini anak/siswa

Guru kita tidak boleh memiliki wajah yang menakutkan


Tersenyumlah supaya anak-anak tidak takut

Jangan bangga jadi orang yang di takuti

Tapi banggalah karena di segani dan berwibawa


Sesuaikanlah suara ada saat butuh suara keras ketika mengajar,jangan terlalu keras

Dan jangan terlalu lembek yg membuat anak tidak termotivasi/tidak greget(semangat)


Hendaknya kita Memotivasi diri kita dan team kita supaya lebih baik dan lebih pintar supaya terus  belajar


Guru harus tersenyum Tersenyumlah seperti kalau kita masuk di BANK 

Masuk kelas di sambut dengan senyuman guru dan di sapa "selamat pagi,ada yang bisa saya bantu?"silahkan duduk dan minum dulu." pasti orang tua dan akan makin cinta dan percaya kepada kita

Kalau lembaga kita seperti itu..InshaAllah akan sukses selamanya..jangan menyepelekan hal kecil ini..kalau guru memasang wajah senyum,giat untuk mengadakan perbaikan,punya wajah sayang dan ramah terhadap anak  pasti akan lebih maju dan lebih baik 

Guru harus selalu mengadakan perbaikan,kreatif,mengajar *#edupreneurship *#entrepreneurship


Guru juga perlu di supervisi di pantau bagaimana cara mengajarnya,sikapnya,cara bicaranya (supervisi akademik dan klinis) maka perlu diadakan sharing dan bimbingan untuk guru agar lebih baik  

kalau belum baik ya kita perbaiki bersama,bila sudah baik semoga lebih baik dan bertambah baik


Karena guru PAUD(RA/BA/TA/TK/PPT/TPA) itu pertama kali yang akan masuk surga dg catatan ngajar nya yg baik..tapi kalau sebaliknya,ya yang akan pertama kali masuk neraka


CIRI-CIRI TEAM HEBAT PADA LEMBAGA:


- Kreatif

- Konsisten

- Menghasilkan dengan cepat

Serta

"PARTISIPASI DARI SELURUH ANGGOTA TEAM"


Semoga kita bisa menjadi tim hebat yang terus bersemangat mencerdaskan dan membimbing generasi spesial kita..


Semangat...

Kerja cerdas, kerja keras, kerja ikhlas, kerja tuntas


Semoga kita bisa menjadi guru idaman