Sunday, December 12, 2021

Tawakal reminder

 Copas dari temen FB, bagus


Sering bicara seperti inikah ke anak? 


"Sudah diberitahu bolak-balik tetep saja, makanya kalau ibu ngomong perhatikan!"


Atau begini, 


"Harus berapa kali ibu bilang biar kamu paham?"


Atau ada kalimat lain yang semisalnya? Bahkan kadang saking gemesnya, mata ini sambil melotot, suara melengking,  tangan berkacak pinggang.


Ibu, tak jarang anak mengulangi kesalahan yang sama, meskipun kita sudah berusaha menasihatinya berulang kali.


Bukan nasihatnya yang salah, karena saya yakin setiap ibu pasti menginginkan anaknya menjadi baik, dan nasihat yang diberikan pun pasti baik.


Dan bisa jadi, cara, waktu, pendekatan dan frequensi yang sudah kita terapkan juga sudah tepat saat memberikan untaian nasihat, bahkan kita juga sudah menimbangnya sesuai tingkatan usianya, akan tetapi anak2 juga masih melanggar beberapa nasihat2 kita. 


Dalam kondisi badan lelah setelah seharian menyelesaikan pekerjaan rumah yang seolah tidak ada habisnya, kadang terbersit pikiran, 'bagaimana lagi supaya mereka mengerti?', dan  buliran air mata pun menetes menyesali amarah2 yang telah terluapkan.


Wahai ibu, kita masih mempunyai Allah yang menggenggam hati anak-anak kita. Kita mempunyai do'a2 sebagai senjata dalam mendidik mereka.


Maka, sucikan dirimu, bersihkan hati dan tunduklah, angkat tanganmu seraya berdo'a kepada Allah,


قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي  وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي  يَفْقَهُوا قَوْلِي


“Musa berkata, ‘Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii’ [Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku” (QS. Thoha: 25-28)


Inilah salah satu bentuk kepasrahan kita sebagai ibu. Pasrah bukan berarti harus menyerah. Pasrah bukan berarti telah kalah. Dan pasrah bukan berarti tanpa usaha.


Memasrahkan segala urusan kepada sebaik-baik Dzat yang Maha Agung, termasuk urusan dalam mendidik anak. 


Menggantungkan hati kepada Allah dengan harapan mendapatkan maslahat (hal-hal yang baik) dan terhindar dari madhorot (hal-hal yang buruk) dari masalah yang dihadapi ketika mendidik anak.


Tawakkaltu 'alallah...


Semoga Allah mudahkan setiap urusan kita dalam pendidikan anak, dan juga urusan kita yang lainnya, dan semoga Allah memberikan keberkahan dalam setiap usia yang berkurang dan setiap usaha yang dikerahkan hingga Allah merohmati dan menerima amal kita...aamiin


- ummu ansharullah -

No comments:

Post a Comment