Hari sudah siang dan Dodo pun pulang sekolah. Dodo merasa lapar, karena tadi lupa membawa bekal sekolah. Dodo pun segera mencari ibu, tak lupa Dodo menaruh sepatu di rak sepatu dan mengganti baju seragamnya terlebih dahulu.
Dodo pun masuk ke kamar ibu, ternyata ibu sedang setrika.
"Bu, belum masak ya? "
"Sedang Do, tadi ibu masak sop, nanti ketika sopnya mendidih, tolong kocek lalu angkat ya Do" kata Ibu sambil menyetrika kemeja ayah.
"Baik bu." Dodo pun langsung ke dapur dan melihat sopnya ternyata belum ada sendok sayur untuk mengaduk sop Dodo. Dodo pun langsung mengambil sendok sayur yang terletak di dekat rak piring atas. Dengan sigap, Dodo langsung mengaduk dengan penuh semangat. Tak lama akhirnya ibu telah beres setrika dan mau makan siang. Ketika membuka sop, berapa terkejutnya Ibu karena mendapati sop ikannya hancur karena diaduk sama anaknya hingga menjadi bubur.
"Ga apa- apa Bu, tadi Dodo udah habis dua piring sopnya bu." Dodo suka masakan ibu.. "Terima kasih banyak ibuku sayang"
Itu adalah cerita di komunitas tulis mengenai kesalahpahaman orang, tadinya mau nulis antara karang batak dan orang Sunda, namun kurang oke kalau mereka tidak mengerti bahasanya.Begini ceritanya :
Suami batak : "Bun, tolong letakkan buku itu!
Istri Sunda : "Baik Yah" Sambil menjilat buku yang di tunjuk suaminya'
Suami Batak : "Loh, kenapa kau jilat?"
Istri Sunda : "Lah kan abang yang bilang letak, ya aku jilat bukunya.. "
Suami batak : ekspresi bingung
Adegan dua :
Suami batak : "Bun, besok kita naik kereta ke Bandung ya? "
Istri Sunda : "Oke yah, saya pesen dlu tiketnya ya"
Suami Batak : "Kenapa harus dipesan? Kan kita tinggal langsung berangkat?
Istri Sunda : "Loh kata abang naik kereta?
Sumi Batak : "Ya kereta kan sama kaya naik motor?
Istri Sunda : " Atuh abang bilang aj naik motor bukan kereta"
Suami Batak : ekspresi bingung
Yah begitulah dialognya, namun karena wajib 150 kata, jadi adegannya kurang banyak hehe
No comments:
Post a Comment